Resume
Pada tanggal
21 januari 2016 , pukul 11.30 WIB Ny. S datang ke UGD dengan keluhan diare
selama 3 hari. Klien berumur 39 th
dan mengatakan sudah diare selama 3 hari. BAB encer berlendir dengan frekuensi
4-5 kali setiap harinya. Menurut hasil observasi perawat badan klien panas,
warna dan bau feses khas. Setelah ditanya kembali klien mengatakan sebelumnya
makan makanan pedas.Berdasarkan pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda vital
:
Tensi
: 110/70 mmHg
Nadi
: 78 x/menit
RR
: 20x/menit
Suhu
: 37,5 C
Keadaan umum : Lemah
Mukosa bibir kering
PENGKAJIAN DATA KEPERAWATAN
No. Register
: 20113
Ruang
: anggrek 2
Tgl/ jam
MRS
: 21 januari
2016, jam 11.30 WIB
Tgl pengkajian : 23 januari 2016
Dignosa
medis :
Gastroenteritis
I. IDENTITAS
a. Biodata Klien
Nama : Ny.I
Jenis kelamin : Perempuan
Umur : 39 tahun
Agama :Islam
Suku/Bangsa : Jawa/Indonesia
Pendidikan : SLTA
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Alamat : As. Arhanud
yon-6
b. Penanggung Jawab
Nama : Tn.A
Jenis kelamin : Laki-laki
Umur : 25 tahun
Agama : Islam
Suku/Bangsa : Jawa/Indonesia
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Swasta
hubungan dengan klien : Anak klien
alamat : As. Arhanud
yon-6
II. RIWAYAT
KESEHATAN
a.
Keluhan Utama
Klien menyatakan diare 3 hari.
b.
Riwayat Penyakit Sekarang
Klien menyatakan sudah diare ± 3 hari yang lalu sejak tanggal 21 januari
2016 . Klien BAB encer,dengan frekuensi 4-5x setiap
harinya ( ± 500cc),warna dan bau khas feses. Klien menyatakan sebelumnya
mengkonsumsi makanan pedas. Klien juga mengatakan badannya panas.
c.
Riwayat Penyakit dahulu
Klien mengatakan sebelumnya Klien tidak pernah sakit seperti ini. Klien
juga tidak pernah MRS sebelumnya.
d.
Riwayat
Penyakit Keluarga
Klien mengatakan tidak ada anggota keluarga yang mengalami DM, Hipertensi,
dan penyakit menurun lainnya.
III. POLA AKTIVITAS SEHARI – HARI
|
No
|
Pola
Aktivitas
|
Di Rumah
|
Di RS
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
Nutrisi
- Makan
Minum
Pola Eliminasi
- BAB
- BAK
Aktivitas Fisik
Istirahat Tidur
Personal Hygiene
- Mandi
- Keramas
- Gosok Gigi
- Ganti Pakaian
|
3x/ hari dengan porsi sedang (± 8 sendok makan) Nasi, lauk, sayur
- Air putih ± 7
gelas/ hari (± 1500 cc)
- 1 – 2x / hari,
dengan konsisten lunak dan berwarna kuning
- 6 – 7x / hari ( ±
1400 cc) berwarna kuning jernih
- Klien biasanya
bekerja sebagai ibu rumah tangga dan waktu senggang biasanya digunakan klien
untuk berkumpul bersama keluarganya
- Klien tidur ± 10
jam / hari menggunakan kasur, bantal, guling, dengan penerangan terang
-
2x / hari
3x/ minggu
- 2x / hari
- 2x / hari
|
3x/ hari dengan porsi sedang (±
4 sendok makan) bubur merah
- air putih ± 7
gelas / hari (± 1500 cc )
4 – 5x / hari, dengan konsisten cair
-
6 – 7x / hari (± 1400 cc) berwarna kuning
jernih
-
Klien
hanya menghabiskan waktunya di tempat tidur
- Klien tidur ± 12 jam / hari
menggunakan kasur dengan peneranga terang
1 x / hari
(Belum sejak MRS)
-
1x / hari
1x / hari
1x / hari
|
IV. DATA PSIKOSOSIAL
a. Status Emosi
Klien tampak tenang saat dilakukan pengkajian.
b.
Konsep Diri
a.
Body image
Klien menerima penyakitnya dengan
ikhlas dan menganggapnya sebagai cobaan dari Tuhan.
b.
Self Ideal
Klien mengatakan ingin cepat sembuh dan pulang
agar dapat beraktivitas seperti biasa dan dapat berkumpul dengan keluarganya
kembali.
c.
Self Esteem
Klien mengatakan diperlakukan
dengan baik oleh dokter dan perawat
d.
Role
Performance
Klien di rumahnya berperan sebagai ibu rumah
tangga
e.
Self Identify
Klien adalag seorang ibu dengan
tiga orang anak dan seorang istri dari seorang suami
c. Interaksi Sosial
Klien sangat
kooperatif saat dilakukan pengkajian.
d. Spiritual
Klien beragama Islam.
V. PEMERIKSAAN FISIK
a. Keadaan Umum : Lemah
b. Kesadaran : Composmentis
c. TTV : - TD : 110/70
mmHg - N :
78x/ menit
- RR : 20x/
menit
- Suhu : 37,5 º C
d. Kepala
- Ekspresi
Wajah : Tenang
- Rambut : Rambut beruban,
persebaran merata, berminyak.
- Wajah : Simetris, tidak ada
luka
- -
Mata : Sklera
putih, Konjungtiva merah muda, dapat membuka mata
secara
spontan
-
Hidung
: Tidak ada pernapasan cuping hidung, tidak ada Secret.
- Mulut
: Tidak ada sariawan, simetris, mukosa kering
-
Telinga
: Simetris, tidak ada serumen, fungsi pendengaran baik
f. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, tidak ada pembengkakan vena jugularis
e. Thorax
- Inspeksi : Simetris, tidak ada benjolan dan luka
- Palpasi : Tidak ada nyeri tekan pada dada
- Perkusi : Suara paru sonor, suara jantung
dullnes
- Auskultasi : Tidak ada bunyi tambahan, irama jantung teratur
f.
Abdomen
- Inspeksi : Bentuk perut datar
- Auskultasi : Bising usus 14x / menit
- Perkusi : Suara
hipertimpani
- Palpasi : Tidak ada pembesaran hepar
g. Ekstermitas
- Atas : Jari lengkap, terpasang infus
RA : D5 pada tangan kanan, tonus otot 5 I 5
- Bawah : Jari lengkap, tonus otot 5I5
h.
Genetalia : Tidak dikaji
VI. DATA
PENUNJANG
1. HB
: 11,56
2. Leukosit : 6100
3. Trombosit : 154.000
4. PCU
: 36
VII.
TERAPI
1.Infus RA : D5 30 TMP
2. Injeksi Cefotaxime 3 x 1
3.Sanmol 3 x 1
4.Plantasit syrup 3 x 1
5.Luminal 2x1 / 2
VIII. DATA
SENJANG
DS : - klien mengatakan
diare 2 hari
-
klien mengatakan BAB klien encer dengan frekuensi 4 – 5 x / hari
-
klien mengatakan feses berbau dab berwarna khas feses
-
klien mengatakan sebelumnya mengkonsumsi makanan pedas
- klien mengatakan
badannya panas
DO : - Keluhan utama Lemah
- Suhu : 37,5 º
C
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 78 x /
menit -
RR : 20 x /menit
- Konsistensi feses cair
- Mukosa bibir kering
- Suara perut hipertimpani
ANALISA DATA
Nama
: Ny.I
Dx. Medis :
Gastroenteritis
|
NO
|
DATA
|
PENYEBAB
|
MASALAH
|
|
1.
2.
|
Ds: - Klien
mengatakan diare 2 hari
-
Klien mengatakan saat BAB feses klien encer dan berlendir.
-
Klien mengatakan BAB 4-5X dalam sehari.
-
Klien mengatakan mengonsumsi makanan pedas sebelumnya.
Do:
- Keluhan utama lemah
-
Konsistensi fases cair dan berlendir
-
Mukosa bibir kering
-
Suara perut hipertimpani
-
Tugor kulit menurun
Ds: - Klien mengatakan
badan panas
Do: - Keluhan utama lemah
-
S : 37,5 OC
-
N : 78 X/menit
-
TD : 110/70 mmHg
-
RR : 20 X/menit
|
Kehilangan cairan sekunder
akibat diare.
Proses infeksi penyakit
|
Ketidak seimbangan cairan dan
elektrolit.
Peningkatan suhu tubuh
|
DIAGNOSA KEPERAWATAN
Nama
: Ny.I
Dx. Medis : Gastrointeritis
|
No
|
DIAGNOSA
MEDIS
|
|
1.
2.
|
Ketidakseimbangan cairan dan
elektrolit berhubungan dengan kehilangan cairan sekunder.
Hipertermi brerhubungan
dengan proses infeksi penyakit.
|
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN
Nama
: Ny.I
Dx.Medis : Gastroenteritis
|
No
|
DIAGNOSA
|
TUJUAN
|
INTERVENSI
|
RASIONAL
|
|
1.
2.
|
Ketidakseimbangan cairan dan
elektrolit berhubungan dengan kehilangan cairan sekunder.
Hipertermi brerhubungan
dengan proses infeksi penyakit.
|
Setelah dilakukan tindakan
keperawatan dalam waktu 1X24 jam diharapkan :
-
TTV dalam batas normal
-
Tidak ada tanda-tanda dehidrasi
-
Frekuensi BAB 1X / hari
Setelah
diberikan tindakan keperawatan dalam waktu 1X24 jam diharapkan :
-
Suhu tubuh normal
-
Keluhan utama kembali normal
-
Demam klien turun
|
1.
Pantau tanda dan gejala dehidrasi.
2.
Pantau input dan output.
3.
Bina hubungan saling percaya.
4.
Pemberian cairan parenteral sesuai dengan umur.
5.
Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat.
1.Bina hubungan salin percaya.
2. Berikan kompres pada klien.
3.Anjurkan klien untuk
memakai baju tipis dan dapat menyerap keringat.
4.Anjurkan klien minum sedikit
tapi sering.
5.Kolaborasi dengan
dokter dalam pemberian obat.
|
1.Penurunan volume cairan dan
elektrolit menyebabkan dehidrasi jaringan.
2.Dehidrasi dapat meningkatkan
laju filtasi glomerulus.
3.Mempermudah melakukan
intervensi selanjutnya.
4.Pemberian cairan secara cepat
dapat sebagai penganti cairan yang hilang.
5.Menentukan pemberian obat
secara tepat.
1.Mempermudah melakukan
intervensi selanjutnya.
2.Membantu menurunkan suhu
tubuh klien.
3.Membantu mengurangi penguapan
pada tubuh.
4.Menganti cairan yang hilang.
5.Menentukan pemberian obat
secara tepat.
|
IMPLEMENTASI
DAN CATATAN PERKEMBANGAN
|
No dx
|
Tgl/jam
|
Implementasi
|
Tgl/jam
|
Evaluasi
|
ttd
|
|
1.
2.
|
22/01/16
09.00
22/01/16
11.00
|
1. Memantau TTV
2.
Memantau intake dan output dengan memperhatikan tetesan infus dan BAB, BAK
klien
3. Membina
hubungan saling percaya dengan klien
4. Memberikan cairan parentera
dengan memasang infus pada klien.
5.
Mengkolaborasikan dengan dokter.
|
23/01/16
08.00
24/06/10
08.00
|
S : Klien mengatakan diare dan
panas
O : Keluhan utama hilang, diare
berkurang 3-4x/hari, panas, T = 120/70 mmHg, S = 37 C
A : Masalah teratasi sebagian
P : lanjutkan intervensi 1-5
S : Klien mengatakan diare
sudah jarang dan klien sudah tidak panas
O : keluhan utama hilang, diare
cair tapi berampas, frekuensi 1-2 x/hari, panas hilang, T=120/80 mmHg, S=36,5
C
A : Masalah teratasi
P :
Intervensi dihentikan
|
DAFTAR
PUSTAKA
- Lynda Juall
Carpenito R.N., M.S.N., Rencana Asuhan & Dokumentasi Keperawatan, Buku
Kedokteran EGC, Jakarta, 1999

0 komentar:
Posting Komentar